ORGANISASIUMUM

Tiga Hari Digembleng, Relawan PMI Sampang Tutup Bimtek PP dan Ambulans dengan Simulasi Lapangan

SAMPANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sampang resmi mengakhiri rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertolongan Pertama (PP) dan Ambulans yang berlangsung selama tiga hari, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Markas PMI Kabupaten Sampang tersebut diikuti oleh staf PMI, anggota Korps Sukarela (KSR), dan anggota Tenaga Sukarela (TSR). Bimtek menjadi bagian dari upaya PMI dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi relawan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.

Pada hari terakhir, Minggu (2/8/2026), peserta tidak hanya mendapatkan penguatan teori, tetapi juga mengikuti praktik dan simulasi lapangan. Simulasi dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam menerapkan materi yang telah diperoleh selama kegiatan.

BACA JUGA :  Badko HMI Jatim Kecam Trans7: Lecehkan Kiai dan Pesantren, Serukan Boikot Nasional

Peserta mempraktikkan sejumlah tahapan penanganan kondisi darurat, mulai dari pertolongan pertama, penanganan korban, evakuasi dan pemindahan korban, hingga koordinasi tim serta penggunaan ambulans.

Setelah simulasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana peserta mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan selama Bimtek.

Narasumber kegiatan, Drs. Herisuwarsono, M.Pd., memberikan pembekalan materi dan praktik kepada peserta sejak hari pertama pelaksanaan Bimtek.

BACA JUGA :  Surat Rekomendasi B1-KWK dari Partai Presiden Diterima, JIMAD SAKTEH Siap Menang

Ketua Bidang Anggota dan Relawan, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya PMI Kabupaten Sampang, H. Syamsul Hidayat, S.Kep., Ns., secara resmi menutup rangkaian kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pelatihan dan praktik secara langsung sangat penting untuk membentuk kesiapan relawan ketika menghadapi situasi kedaruratan di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan saat memberikan pertolongan kepada masyarakat. Relawan harus siap, sigap dan mampu bekerja sama dalam menghadapi kondisi darurat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bopo Rojo Ucapkan Selamat untuk Bupati Sampang: Apa Harapannya?

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kegiatan selama tiga hari dengan penuh antusias.

Sementara itu, melalui kegiatan Bimtek tersebut, PMI Kabupaten Sampang berharap kapasitas sumber daya manusia, khususnya staf dan relawan, semakin meningkat sehingga mampu memberikan pelayanan pertolongan pertama dan ambulans secara cepat, tepat, aman dan profesional.

Dengan berakhirnya kegiatan, seluruh peserta diharapkan dapat membawa ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk diterapkan dalam tugas-tugas kemanusiaan PMI di tengah masyarakat.

(Rd)

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button