
SAMPANG – Semangat membangun negeri tidak selalu diwujudkan melalui pembangunan fisik. Dalam TNI peduli lingkungan Kodim 0828/Sampang, kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dari pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung tema Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa Babinsa Koramil 0828/06 Jrengik bersama masyarakat melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penanaman ratusan pohon keras di lahan produktif milik warga, yakni Pak Jumali Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa membangun desa bukan hanya tentang memperbaiki jalan atau fasilitas umum, tetapi juga menjaga lingkungan agar tetap hijau, produktif, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Di tengah kegiatan, Pak Jumali, salah satu warga yang juga berprofesi sebagai petani, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian TNI terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Pohon yang ditanam sekarang mudah-mudahan nantinya bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. Selain membuat lahan lebih hijau, kami juga berharap bisa menjadi bagian dari menjaga lingkungan untuk anak cucu kita,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di Desa Panyepen tidak hanya membawa pembangunan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap potensi lingkungan yang ada di sekitar mereka.
Sementara itu, Babinsa Koramil Jrengik Sertu Edi Samsi, mengatakan bahwa penanaman pohon keras merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengoptimalkan lahan yang tersedia.
Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat pohon yang sudah ditanam. Jangan sampai kegiatan berhenti hanya pada penanaman, tetapi harus dilanjutkan dengan pemeliharaan agar pohon dapat tumbuh dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Kami hadir bukan hanya untuk menanam tetapi juga membangun kesadaran dan kebersamaan. Ketika TNI dan masyarakat bergandengan tangan, banyak hal positif yang bisa dilakukan untuk kemajuan desa,” tambahnya.
Penanaman ratusan pohon keras di lahan produktif warga tersebut pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Babinsa dan masyarakat saling bahu-membahu menanam serta menata pohon di lahan yang telah disiapkan.

Bagi warga Panyepen, setiap pohon yang ditanam hari itu bukan sekadar tanaman baru di atas tanah. Ada harapan yang ikut tumbuh—harapan akan lingkungan yang lebih hijau, lahan yang tetap produktif, serta kehidupan masyarakat desa yang semakin baik.





