BIROKRASIORGANISASIUMUM

Gabungan LSM Sampang Tempuh Jalur Dialog, Layangkan Surat Audiensi ke Bakesbangpol

SAMPANG – Sejumlah organisasi lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Sampang menunjukkan komitmennya untuk mengedepankan dialog dalam menyikapi berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat. Kesepakatan tersebut diwujudkan dengan mengajukan permohonan audiensi kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang.

Audiensi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, itu menjadi langkah bersama untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun hubungan yang lebih harmonis antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat.

BACA JUGA :  Babinsa Serda Nadhim Dorong Panen Sayur untuk Kemandirian Pangan Desa Noreh

Forum gabungan LSM menilai, komunikasi yang baik merupakan fondasi penting dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat. Karena itu, berbagai persoalan maupun perbedaan pandangan dinilai lebih tepat diselesaikan melalui ruang diskusi yang terbuka, santun, dan saling menghargai.

Dalam agenda tersebut, para perwakilan LSM juga berencana menyampaikan sejumlah pandangan terkait peran organisasi masyarakat sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal transparansi, menyerap aspirasi publik, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang akuntabel sesuai koridor hukum.

BACA JUGA :  Menanam Harapan di Bumi Batu Karang: Babinsa Camplong Bersama Petani Wujudkan Ketahanan Pangan

Gabungan LSM berharap pertemuan bersama Bakesbangpol nantinya tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tetapi juga mampu menghasilkan kesamaan persepsi demi terciptanya hubungan yang saling menguatkan antara pemerintah dan masyarakat sipil.

Audiensi dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Kantor Bakesbangpol Kabupaten Sampang, dengan diikuti organisasi yang tergabung dalam forum aliansi, yakni JKM, KOMANDO HAM, TKN, BASUPATI, LIBAS 88, GKS, dan GPN.

BACA JUGA :  Harmoni Kesehatan dan Kepedulian: Serka Jauhari Dampingi Program Posyandu di Dusun Bereelah

Melalui forum tersebut, gabungan LSM berharap komunikasi yang terbangun dapat menjadi contoh penyelesaian persoalan melalui musyawarah, sehingga tercipta suasana yang kondusif dan kolaboratif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sampang.

(Az)

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button