UMUM

Alzeti Bilbina SMAN 1 Kedungdung Resmi Dinobatkan sebagai Duta Pelajar Anti Narkoba Jawa Timur 2025

Surabaya – Perjalanan panjang selama tiga bulan dalam kompetisi Duta Pelajar Anti Narkoba tingkat Jawa Timur akhirnya berbuah manis bagi Alzeti Bilbina. Siswi SMAN 1 Kedungdung Sampang itu resmi dinobatkan sebagai Duta Pelajar Anti Narkoba Jawa Timur 2025 setelah melewati seluruh tahapan seleksi yang dikenal ketat dan penuh tantangan.

Ajang final yang berlangsung di Fave Hotel Max menjadi saksi momen bersejarah bagi Alzeti. Aktif sebagai anggota Pramuka dan PMR, ia merasakan langsung dinamika kompetisi yang tidak hanya melelahkan, tetapi juga mengasah mental serta kemampuan dirinya.

BACA JUGA :  Bazar Ramadhan 2024, Pj Bupati Sampang : Upaya Pembangunan Ekonomi Pemberdayaan UMKM

“Sebenarnya setelah mengikuti kegiatan ini di tengah-tengah sudah mulai hilang rasa percaya diri. Memang itu terjadi karena proses seleksinya terjadwal selama 3 bulan. Selain itu saya melihat banyak finalis luar biasa antusias mengikuti kontes ini,” ungkap Alzeti, Selasa (26/11/2025).

Kompetisi Duta Pelajar Anti Narkoba sendiri merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam rangka memperkuat edukasi dan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi wadah pembentukan karakter, pengetahuan, dan komitmen generasi muda untuk terjun langsung dalam gerakan anti narkoba.

BACA JUGA :  Tumbuhkan Kemandirian Pangan: Babinsa Tambelangan dan Warga Batorasang Bentuk Brigade Pangan

Pembina SMAN 1 Kedungdung, Agung Surya Putra, menegaskan bahwa gelar yang diraih Alzeti bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan untuk terus memberikan kontribusi nyata di lingkungan pendidikan.

“Kita bangga sudah keluar sebagai finalis Duta Pelajar Anti Narkoba, namun yang paling penting adalah dia harus terus berkomitmen untuk ikut ke lapangan memerangi narkoba, setidaknya mengajak atau memberikan sosialisasi kepada seluruh siswa di sekolah kami,” ujarnya.

BACA JUGA :  Langkah Pasti Satgas Pra-TMMD Kodim Sampang: Kusen Harapan untuk Rumah Pak Sahruji di Desa Batu Karang

Kompetisi tahun ini diikuti sebanyak 140 peserta dari seluruh Jawa Timur. Seleksi dimulai dari tahap online, berlanjut pada penugasan berjenjang, hingga sesi tanya jawab yang menjadi penentu. Proses panjang itu memastikan hanya peserta yang benar-benar siap dan berkomitmen mampu melaju ke babak final.

Ajang ini telah berkembang menjadi simbol pentingnya upaya pencegahan narkoba di lingkungan sekolah. Para pemenang diharapkan menjadi corong informasi serta agen perubahan yang mampu menginspirasi pelajar lain untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba.

(Rd)

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button