UMUM

Gelombang Tinggi Lumpuhkan Aktivitas Nelayan Pulau Mandangin

Sampang – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, berdampak signifikan terhadap aktivitas dan pendapatan para nelayan setempat. Rabu (14/1/2026)

Sudah beberapa hari terakhir, nelayan memilih tidak melaut akibat angin kencang yang disertai gelombang tinggi. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan, sehingga para nelayan menunggu cuaca benar-benar aman sebelum kembali beraktivitas di laut.

BACA JUGA :  DPRD Sampang Gelar Paripurna Nota Penjelasan dan Pembentukan Pansus LKPJ Bupati TA 2023

Selama cuaca buruk, para nelayan memanfaatkan waktu dengan melakukan perbaikan kapal dan jaring sebagai persiapan ketika kondisi laut kembali normal.

Salah satu nelayan Pulau Mandangin, Syafiuddin, mengaku sudah lima hari tidak pergi melaut. Padahal, melaut merupakan satu-satunya sumber penghasilan utama untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

BACA JUGA :  M Yusfan Firdaus J Terpilih menjadi Formateur Ketua Umum Badko HMI Jatim

“Sudah lima hari saya tidak melaut karena cuaca buruk. Ini satu-satunya sumber pendapatan saya untuk kebutuhan keluarga,” ujar Syafiuddin.

Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama tidak melaut, dirinya terpaksa mengandalkan bantuan dan pinjaman dari tetangga.

Syafiuddin berharap cuaca buruk yang melanda perairan Pulau Mandangin segera berlalu agar para nelayan dapat kembali melaut dan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

BACA JUGA :  Kebersamaan di Hari Raya: Dandim dan Forkopimda Sampang Gelar Sholat Idul Adha 1446 H di Pendopo Kabupaten

“Semoga cuaca segera membaik supaya kami bisa kembali melaut seperti biasa,” pungkasnya.

(Aw)

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button