ORGANISASI

PMI Sampang Siagakan Tim Medis dan Ambulans Saat Kunjungan Menkes RI dan Delegasi Jepang

SAMPANG – Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sampang terlihat sigap di lapangan saat kunjungan kerja Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, bersama President of Sasakawa Health Foundation (SHF) asal Jepang, Selasa (8/7/2025).

Kunjungan tersebut berlangsung di Pendopo Trunojoyo dan dilanjutkan ke puskesmas di wilayah Kabupaten Sampang dalam rangka penguatan layanan kesehatan dan percepatan eliminasi penyakit kusta.

BACA JUGA :  Polres Sampang Pastikan Stok Pangan dan Layanan MBG di SPPG Polagan II Berjalan Aman & Higienis

PMI Sampang, di bawah kepemimpinan H. Moh. Anwari Abdullah, SE, MM, menurunkan tim medis lapangan dan ambulans untuk mendukung kelancaran acara. Petugas PMI tampak aktif berbaur dengan tim kesehatan lainnya, memberikan pendampingan medis, serta bersiaga di titik-titik strategis.

“PMI hadir untuk memastikan setiap kegiatan berjalan aman dari sisi kesehatan. Kami siap kapan pun dibutuhkan, baik untuk pertolongan pertama maupun evakuasi medis,” ujar Anwari.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil Jrengik Sutrisno dan Warga Bersihkan Pemakaman Umum: Bersatu untuk Kebersihan dan Kehormatan

Keterlibatan PMI dalam kunjungan Menkes RI dan delegasi dari Jepang ini menjadi bukti nyata Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi internasional, dan lembaga kemanusiaan seperti PMI menjadi langkah konkret untuk mempercepat eliminasi penyakit kusta di Kabupaten Sampang dan sekitarnya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil Ketapang Sejahterakan Warga Pangareman Miliki Rumah Layak Huni

Sasakawa Health Foundation (SHF) sendiri merupakan lembaga asal Jepang yang selama ini aktif mendukung upaya pemberantasan kusta di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dukungan internasional ini disambut baik oleh pemerintah daerah dan seluruh elemen yang terlibat, termasuk PMI.

(RD/digitalpena.com)

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button