
Pangarengan — Dalam upaya memperkuat karakter kebangsaan serta menjaga kelestarian nilai-nilai budaya lokal di tengah perkembangan sistem pendidikan modern, Babinsa Pos Ramil 0828/13 Pangarengan, Serka Lery Ismanto, bersama unsur Forkopimcam Pangarengan, menghadiri Musyawarah dan Dialog Interaktif bertempat di Dusun Bringin, Desa Apa’an, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Kegiatan yang mengangkat tema “Integritas Nilai-Nilai Budaya dalam Sistem Pendidikan Modern” ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, tenaga pendidik, serta para pemuda setempat. Tujuannya untuk menyatukan pandangan dan langkah bersama agar nilai luhur budaya Madura tetap hidup di tengah kemajuan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Lery Ismanto menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya sebagai jati diri bangsa. Kemajuan teknologi dan pendidikan modern harus berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai luhur budaya. Jangan sampai kita maju secara pengetahuan, tetapi kehilangan akar budaya dan moral,” ujarnya. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Melalui dialog ini, masyarakat Desa Apa’an diharapkan mampu membangun sistem pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga menanamkan karakter dan nilai-nilai budaya yang kuat kepada generasi muda.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga integritas budaya bangsa di tengah arus modernisasi pendidikan.





