BIROKRASIORGANISASI

PMI Pamekasan dan Tim Gabungan Evakuasi Korban Jatuh ke Sumur

Pamekasan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pamekasan turut membantu proses evakuasi seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur di Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Senin (12/1/2026).

Korban diketahui bernama Farida (50), warga setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dilaporkan hilang setelah melaksanakan salat subuh. Warga kemudian menduga korban terjatuh ke dalam sumur dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA :  KJJT Sampang Bagikan 300 Paket Sembako untuk Fakir Miskin

Proses evakuasi berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.30 WIB dengan melibatkan tim gabungan. Unsur yang terlibat antara lain Tim Ambulans PMI Kabupaten Pamekasan, BPBD Pamekasan, PCC, FRPB, Polsek, Brimob, Babinsa Proppo, serta dibantu warga sekitar.

Petugas PMI Kabupaten Pamekasan yang terlibat dalam proses evakuasi di antaranya Khairul Rasyid, Maulidi, Siti Khairotul Umamah, Royhanah, dan Suci Bahariyatul Falah. Korban berhasil dievakuasi menggunakan Ambulans PMI 01 dengan dukungan sarana prasarana berupa tas pertolongan pertama.

BACA JUGA :  Gubernur Khofifah Naikkan UMK 7 Daerah di JATIM, BADKO HMI JATIM ; Kebijakan Yang Tepat Untuk Keadilan Ekonomi

Salah satu petugas PMI di lapangan, Maulidi, menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan cukup menantang.

“Setelah menerima laporan dari warga, PMI Kabupaten Pamekasan bersama tim gabungan langsung melakukan evakuasi. Prosesnya membutuhkan waktu karena kondisi sumur yang cukup dalam dan lokasi yang terbatas. Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi, meskipun dalam keadaan meninggal dunia. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan warga yang telah membantu proses evakuasi,” ujar Maulidi.

Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi berjalan dengan lancar berkat sinergi antar instansi dan dukungan masyarakat setempat. PMI Kabupaten Pamekasan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, khususnya sumur terbuka, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

BACA JUGA :  GKS Duga Ada Permainan Oknum PKH di Kamoning, Kartu ATM KPM Diminta dengan Alasan Darurat

(SH)

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button