KORAMILTNI-POLRIUMUM

Dari Desa Lepelle untuk Ketahanan Negeri: Sentuhan Babinsa dalam Menguatkan Kemandirian Pangan

Sampang – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0828/12 Robatal, Koptu Indra, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada warga dalam pengembangan ternak ayam petelur di Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari peran aktif Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui pendampingan tersebut, Koptu Indra memberikan motivasi serta berbagi pengalaman kepada warga binaan terkait pengelolaan ternak ayam petelur, mulai dari perawatan kandang, pemberian pakan, hingga menjaga kesehatan ternak agar produktivitas telur dapat meningkat.

BACA JUGA :  Kerja Sama Harmonis: Serka Halik Bantu Panen Jagung di Desa Pangarengan
Menurut Koptu Indra, sektor peternakan ayam petelur memiliki potensi besar untuk membantu perekonomian warga sekaligus menjadi sumber pangan bergizi bagi masyarakat. Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan para peternak dapat lebih semangat dalam mengembangkan usahanya. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI melalui Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami akan terus mendampingi masyarakat agar usaha ternak yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.
BACA JUGA :  Bupati Sampang Sambut Menkes RI, Komitmen Pengobatan Gratis dan Eliminasi Kusta
Sementara itu, warga binaan yang menjadi pemilik ternak ayam petelur mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Selain memberikan semangat, kehadiran Babinsa juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih serius dalam mengembangkan usaha peternakan.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil Ketapang Dampingi Warga Desa Pancor Menjemur Padi untuk Ketahanan Pangan

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang mandiri, produktif, serta mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal hingga nasional.

Berita terkait

Back to top button