KORAMILTNI-POLRI

Babinsa Serda Syamsul Arifin Ajak Masyarakat Desa Penyirangan Perangi Stunting Melalui Rembuk Desa

Pangarengan – Dalam upaya mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, Babinsa Posramil 0828/13 Pangarengan, Serda Syamsul Arifin, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting di Desa Penyirangan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk mengurangi angka stunting di wilayah pedesaan, khususnya di Kecamatan Pangarengan. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak lebih pendek dari standar usianya dan berisiko mengalami gangguan perkembangan kognitif.

BACA JUGA :  Serma Suhartanto Mendampingi Tim Kesehatan di Sekolah Sabililah dalam Program Pemberian Pin Polio
Dalam kegiatan tersebut, Serda Syamsul Arifin berperan aktif mendampingi masyarakat dan para perangkat desa dalam diskusi terkait langkah-langkah penanganan stunting. Ia juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga pola makan sehat, kebersihan lingkungan, serta pentingnya pemberian gizi yang cukup bagi ibu hamil dan balita.
BACA JUGA :  Perkuat Pengamanan Pilkada, Dandim Sampang Tekankan Netralitas TNI dan Perangi Judi Online
“Kegiatan ini adalah salah satu upaya nyata TNI, khususnya Babinsa, dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan. Melalui rembuk stunting, kami berharap bisa memberikan solusi yang tepat agar anak-anak di desa ini tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Serda Syamsul Arifin. Hadir dalam kegiatan tersebut beberapa unsur perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, yang juga memberikan sosialisasi dan pemahaman lebih lanjut terkait pencegahan stunting.
BACA JUGA :  Cekatan Serda Supriadi Bantu Petani Bersihkan Rumput Liar di Lahan Tanaman Padi

Dengan adanya rembuk stunting ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan stunting dan bersama-sama dapat mengatasi masalah gizi yang terjadi di desa, demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan.

Berita terkait

Back to top button