KODIMKORAMILTNI-POLRIUMUM

Tasyakuran Jembatan Penghubung Dua Desa, Wujud Syukur Warga atas Bakti TNI AD untuk Rakyat

Sampang – Semangat kebersamaan dan rasa syukur masyarakat mewarnai kegiatan tasyakuran atas selesainya pembangunan jembatan penghubung Desa Kara dan Desa Tanah Merah, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan bahagia warga dua desa yang kini memiliki akses penghubung yang lebih kokoh, rapi dan nyaman untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, warga Desa Kara dan Desa Tanah Merah begitu antusias mengikuti tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang menjadi bagian dari semangat Bakti TNI AD untuk Rakyat di Wilayah Madura.

BACA JUGA :  Sentuhan Kasih di Bulan Ramadan, Bupati Sampang Serahkan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Babinsa Koramil 0828/04 Torjun, Peltu Muhammad, bersama anggota Koramil turut hadir dan berbaur dengan masyarakat. Kehadiran prajurit TNI tidak hanya dalam proses pembangunan, tetapi juga menjadi bagian dari kebersamaan warga dalam merawat dan mensyukuri hasil pembangunan yang manfaatnya dirasakan bersama.

Jembatan yang telah selesai tersebut tampak rapi dan kokoh. Sentuhan cat merah putih yang menyala semakin memberikan nuansa semangat kebangsaan sekaligus menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat.

Penjabat Kepala Desa Tanah Merah, Badrih, dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mewakili seluruh masyarakat Desa Tanah Merah dan Desa Kara.

BACA JUGA :  Serma Budi dan Tim IPB Bogor: Menjaga Keanekaragaman Hayati Melalui Penanaman Bibit Aren

“Alhamdulillah, kami mewakili seluruh masyarakat Desa Tanah Merah dan Desa Kara menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Jembatan ini sangat berarti bagi masyarakat karena menjadi penghubung dan mempermudah aktivitas warga dari kedua desa,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya menghadirkan sebuah sarana penghubung secara fisik, tetapi juga semakin mempererat hubungan dan kebersamaan masyarakat kedua desa.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil Sreseh Sertu Rubiyanto Dampingi Pendistribusian Beras untuk Warga Desa Klobur

Sementara itu, Peltu Muhammad menyampaikan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam setiap pembangunan di wilayah.

“Jembatan ini dibangun untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu yang panjang,” ujarnya.

Tasyakuran tersebut menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki, gotong royong dan kebersamaan.

Dari sebuah jembatan, dua desa semakin dekat. Dari gotong royong, kebersamaan TNI dan rakyat semakin kuat.

Berita terkait

Back to top button