
Sampang – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali terlihat dalam pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2026 bantuan Gubernur Jawa Timur di Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Babinsa Koramil 0828/07 Ketapang, Sertu Mustaji, bersama warga setempat bahu-membahu mempercepat proses pembangunan dengan memasuki tahap pemasangan bata. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan penuh semangat, Sertu Mustaji turun langsung membantu pengerjaan di lapangan. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam program ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat. “Gotong royong seperti ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya. Warga Desa Bunten Barat pun menyambut baik kehadiran Babinsa yang turut serta dalam pembangunan. Mereka merasa terbantu dan semakin termotivasi untuk menyelesaikan rumah tersebut agar segera bisa ditempati. Program Rutilahu ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman. Proses pembangunan yang dikerjakan secara bersama-sama ini juga menjadi bukti kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat pedesaan.
Dengan progres yang terus berjalan, diharapkan pembangunan rumah ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat bagi penerima bantuan.





