
Sampang – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0828/Sampang, untuk meninjau langsung progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu program penguatan ekonomi desa di Kabupaten Sampang. Selasa (15/1/2026). Kunjungan yang dipimpin Ketua Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf Agus Supriyanto ini diawali dengan paparan Komandan Kodim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar S.T, di Makodim 0828/Sampang. Dalam paparannya, Dandim menjelaskan capaian pembangunan, pola pendampingan di lapangan, serta tantangan teknis yang dihadapi pada setiap lokasi. Setelah itu, Tim Wasev turun langsung meninjau lima titik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di Kecamatan dan desa di antaranya Desa Taddan, Aeng Sareh, Dalpenang, dan Tanggumong, Pangilen.
Progres pembangunan di masing-masing desa tercatat bervariasi, mulai dari tahap awal di kisaran 50 persen hingga pembangunan yang telah mencapai 60 persen. Dalam peninjauan tersebut, Tim Wasev melakukan pengecekan kualitas pekerjaan konstruksi, kesesuaian spesifikasi bangunan, serta efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh unsur pelaksana di lapangan. Tim juga berdialog dengan konsultan pengawas dan kepala tukang untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar. Kolonel Inf Agus Supriyanto menekankan bahwa kegiatan Wasev tidak semata-mata bersifat pemeriksaan administratif, melainkan bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program. “Koperasi Desa Merah Putih ini bukan hanya proyek fisik, tetapi instrumen strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Karena itu, kualitas pembangunan, ketepatan waktu, dan akuntabilitas pelaksanaannya harus benar-benar dijaga,” ujar Kolonel Inf Agus. Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan koperasi akan sangat ditentukan oleh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. “Pengawasan ini kami lakukan agar koperasi yang dibangun benar-benar siap difungsikan dan memberi dampak ekonomi jangka panjang,” katanya.
“Harapannya, koperasi ini mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.





