BIROKRASI

Banjir Mulai Surut, Status Sampang Turun ke Siaga 3 — BPBD Pastikan Ruas Utama Kembali Bisa Dilalui

SAMPANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang merilis pembaruan kondisi banjir pada Senin (5/1/2026) pukul 06.39 WIB. Sejumlah titik genangan dilaporkan mengalami penyurutan signifikan, sementara status kebencanaan di wilayah terdampak kini ditetapkan pada Siaga 3.

Banjir sebelumnya disebabkan oleh hujan berintensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kecamatan Robatal dan Karang Penang. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan BPBD, genangan air kini tersisa di beberapa titik saja. Di Desa Panggung ketinggian air berada di kisaran 10 sentimeter, sementara Desa Pasean dilaporkan sudah surut.

BACA JUGA :  H. Moh. Tohir dan Keluarga Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H

Pada sektor jalan, genangan masih terpantau di Jalan Raya Panggung dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter, namun jalur tersebut kini telah kembali dapat dilalui kendaraan. Beberapa ruas lain seperti Jalan Raya Imam Bonjol (20 cm) dan Jalan Suhadak (10 cm) masih menyisakan genangan ringan, sementara ruas Jalan Delima, Melati, Mawar, Teratai, Pemuda Satria, Pemuda Bahari, Pemuda Baru, dan Garuda dilaporkan sudah surut.

BACA JUGA :  BPBD Sampang dan Destana Kamuning Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, menyampaikan bahwa tren kondisi banjir terus menunjukkan perbaikan.

“Alhamdulillah, perkembangan pagi ini cukup positif. Sebagian besar wilayah sudah surut dan jalur utama mulai bisa dilalui. Tim tetap melakukan pemantauan dan koordinasi bersama unsur terkait,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada warga yang mengungsi, cuaca terpantau berawan, dan berdasarkan alat Early Warning System (EWS), ketinggian air di hulu berada pada level normal di angka 1,29 meter.

BACA JUGA :  Gotong Royong TNI dan Warga: Babinsa Koramil Ketapang Dukung Penanaman Padi di Desa Banyusokah

Selain BPBD Kabupaten Sampang, kegiatan pemantauan dan koordinasi juga melibatkan unsur Agisena BPBD Jawa Timur.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan kondisi cuaca, meski situasi menunjukkan tren membaik dan genangan berangsur surut.

(Az)

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button